Riunix's Blog
Kisah ini terjadi di malam tahun baru tanggal 31 Desember pada 15 tahun lalu, kejadiannya di sebuah kedai mi “Hokkai Pavillion” di kota Sapporo Jepang.
Makan mi soba pada malam tahun baru merupakan tradisi bagi warga Jepang, maka pada hari ini semua kedai mi sangat ramai pengunjungnya, termasuk juga Hokkai Pavillion yang hampir seharian penuh denganpengunjung, namun setelah lewat jam 10 malam, hampir tidak ada pengunjung yang datang lagi. Kalau pada hari biasa sampai dini hari pun jalanan masih ramai, namun pada malam tahun baru ini semua orang telah bergegas pulang untuk melewati tahun baru di rumah, makanya jalanan terlihat mulai hening.
Pemilik Hokkai Pavillion adalah seorang jujur dan berpikiran sederhana, sedangkan isterinya adalah seorang yang berhati hangat dan.....[ READ MORE ]
Pemilik Hokkai Pavillion adalah seorang jujur dan berpikiran sederhana, sedangkan isterinya adalah seorang yang berhati hangat dan.....[ READ MORE ]
Dia adalah seorang anak susah yang terlahir dalam keluarga miskin, ayahnya wafat pada saat usianya tiga tahun, ibunya mencari nafkah dengan mencuci pakaian orang. Maka dia sadar kalau dirinya harus bekerja keras.
Pada usia 18 tahun, dia berhasil masuk perguruan tinggi dengan nilai yang tinggi. Demi mencukupi biaya sekolahnya, ibunya pernah menjual darah, namun dia berpura-pura tidak tahu, sebab takut melukai hati ibunya.
Dia sendiri pernah menjual darah secara sembunyi-sembunyi tanpa diketahui ibunya, mengangkut batu sampai tangannya berdarah, juga menjual koran, demi sedikit meringankan beban....[ READ MORE ]
Pada usia 18 tahun, dia berhasil masuk perguruan tinggi dengan nilai yang tinggi. Demi mencukupi biaya sekolahnya, ibunya pernah menjual darah, namun dia berpura-pura tidak tahu, sebab takut melukai hati ibunya.
Dia sendiri pernah menjual darah secara sembunyi-sembunyi tanpa diketahui ibunya, mengangkut batu sampai tangannya berdarah, juga menjual koran, demi sedikit meringankan beban....[ READ MORE ]

At 10-12,Feb 2012 I went vacation to Krabi, Thailand , together with my friends. We departed from Singapore and arrived there about 3 PM . For transport to hotel (at Aonang beach), it's really easy, at airport there is taxi counter to booking taxi directly, no need to looking around and do not be afraid of being deceived (after go out from immigration gate, we already can see the taxi counter easily at first floor). First time, I though....[ READ MORE ]
Pernah ada sebuah kisah --- Ada seorang ibu miskin yang telah bercerai dari suaminya dan harus mencari nafkah sendiri untuk menghidupi anaknya. Pernah sekali, karena ingin meluaskan pandangan anaknya, agar mereka dapat melihat dunia yang indah, maka dia membawa anaknya jalan-jalan ke pusat perbelanjaan, supaya dia dapat mengenal segala macam barang. Barang-barang dalam pusat perbelanjaan sungguh beraneka ragam, ada berbagai macam mainan: beruang kecil, kucing kecil, boneka, robot, dan lain sebagainya. Anaknya sungguh penurut, dia sudah merasa senang asal ibu membawanya melihat-lihat ke sana ke mari.
Suatu hari....[ READ MORE ]
Suatu hari....[ READ MORE ]

